Tag

,


Hari kemarin, tanggal 27 Juni 2014, sekitar pukul 14.00 WIB di desa Tukinggedong terdapat iring – iringan anak – anak santri TPQ sedang melaksanakan khotmil qur’an. Hampir keseluruhan dari mereka naik kuda baik itu santri putra maupun santri putri. Di barisan paling depan terdapat grup drumband sehingga semakin menambah kemeriahan acara tersebut.

Seperti biasanya, iring – iringan seperti ini membuat jalanan menjadi tersendat akibat banyaknya penonton yang ingin menyaksikan iring – iringan. Ada beberapa poin yang menjadi perhatian saya dimana saya termasuk ke dalam pengendara yang terjebak dalam kemacetan tersebut.

Poin pertama yakni kesadaran dari para pengendara untuk tertib berlalu lintas saya rasa masih perlu ditingkatkan. Hal ini tercermin dari tingkah laku pengendara terutama sepeda motor yang kurang bisa memahami kondisi jalan yang sedang macet, mereka dengan seenaknya sendiri menerobos jalur pengendara dari arah berlawanan. Hal ini menyebabkan kondisi kemacetan semakin parah dimana dari arah depan terhalang oleh kendaraan yang menerobos ini, sedangkan kendaraan tersebut sudah tidak dapat masuk ke barisan yang sejalur dengannya karena sudah rapat kendaraan.

Poin kedua yakni tingkah laku penonton iring – iringan dimana mereka dengan mudahnya memarkir kendaraan di bahu jalan tanpa mempedulikan kondisi jalan yang penuh sesak. Hal ini membuat jalur semakin sempit sehingga semakin susah untuk dilalui.

Poin ketiga yakni ada seorang pengendara sepeda motor yang memarkir motornya di bahu jalan. Ketika diminta untuk memberi sedikit jalan kepada pengendara yang akan melintas malah seolah – olah cuek saja, mungkin karena yang meminta tersebut seorang wanita sehingga dianya kurang dapat menghargai. Beruntung ada pengendara lain yang kemudian turun dan meminta penonton tadi untuk sedikit memberi jalan. Dan akhirnya dituruti.

Arus kendaraan akhirnya dapat kembali berjalan dengan lancar meskipun berjalan lambat. Poin penting lainnya yakni dibutuhkan kebesaran hati untuk menangani sebuah masalah agar masalah tersebut dapat terselesaikan dengan baik, dan bukan malah masalah tersebut bertambah besar.

Saya sendiri saat ini cukup emosi melihat tingkah laku yang demikian. Mungkin saja kalau saya yang turun tangan, bukannya menyelesaikan masalah kemacetan, namun justru akan semakin menambah masalah. Mungkin terjadi pertengkaran dan hal – hal negatif lainnya.

Well, hari itu saya belajar tentang kebesaran hati.