Tag

, , , ,


perjalanan manusia dalam mengarungi samudera kehidupan dimulai ketika ia berusia kurang lebih 4 bulan ketika berada dalam kandungan ibunya dimana ruhnya ditiupkan ke dalam jasadnya.

tiap hari, ia semakin bertumbuh kembang sesuai dengan apa saja yang ia pelajari dan yang ia mampu serap ke dalam pikiran dan hatinya. perputaran hari dan waktu yang terus berlari takkan mungkin bisa terganti, dan inilah aset paling berharga yang dimiliki manusia. waktu.

bila dipikirkan direnungkan, dalam sebuah perjalanan ada awal/garis start dan ada garis finish/akhir. setiap hari yang berlalu semakin mendekatkan kita pada garis finish ini. dalam kehidupan di dunia yang hanya sekali ini, garis finishnya merupakan garis start bagi kehidupan di alam akherat yang tiada garis finishnya.

perjalana di kehidupan dunia tidak lain adalah investasi bila kita mampu menempatkanya dan memanfaatkanya dengan baik akan mendapatkan hasil yang jauh – jauh lebih besar di alam akherat nanti. dan sebaliknya, bila ternyata kita tidak melakukan investasi yang berharga, tentu saja kita tidak dapat berharap banyak akan hasil bahagia di akherat nanti.

terkadang, kita dihadapkan pada periode hidup yang terasa begitu sulit untuk dijalani dan rasanya mungkin lebih baik mati dari pada harus menjalani hidup seperti itu. namun, dapat dipastikan bukannya menghilangkan masalah, namun bunuh diri justru akan menjadikan masalah semakin bertambah besar dan berat. baik bagi diri sendiri maupun bagi orang di sekitar kita yang menyayangi kita.

mungkin sudah biasa bila kita merasa menikmati hidup ini ketika kita berada pada keadaan menyenangkan. namun bagaimanakah kiranya menikmati hidup ketika kita sedang berada di dalam masa – masa sulit? tentu akan terasa bahwa hidup ini seperti berada di neraka yang kita bahkan belum pernah merasakan bagaimana keadaan di neraka itu. menurut pandangan saya hidup itu sendiri merupakan suatu kenikmatan yang sangat besar dan harus senantiasa kita syukuri, terlepas apakah ketika kita sedang sedih maupun ketika kita sedang bahagia.

hal yang paling berat yang pernah kita rasakan, mungkin akan terasa ringan bagi mereka yang merasakan penderitaan yang jauh lebih berat daripada yang kita alami. jadi ketika terjadi kemalangan yang menimpa kita, sebaiknya dan seharusnya kita melihat kepada mereka yang mengalami hal yang jauh lebih berat. dengan demikian, kita dapat mengambil pelajaran berharga sebaik mungkin dari peristiwa yang kita alami tersebut.